Sunday, April 15, 2012

Logo Ikatan Alumni TOP "terbang tinggi memberi arti"

Logo Ikatan Alumni Taruna Ogha Praviti (TOP) telah jadi. Logo ini karya Henricus Kusbiantoro (Icus/ Kus Kus, TOP92).

"terbang tinggi memberi arti"

Generasi_top
Foto-foto lain bisa dilihat dari album launching logo IA TOP milik Henricus Kusbiantoro. 
Biografi resmi dari Ikatan Alumni TOP terkopas di bawah ini.

 

*** begin copy paste ***

 

Foto : Generasi TOP di buat oleh : Ignatius Hermawan Tamzil - Pemilik Dia.Lo.Gue ARTSPACE - LeBoYe Design - Kemang Selatan 99a - Jakarta Selatan.

Congratulations ! 

 

Henricus Kusbiantoro 

Biasa dipanggil Icus atau Kus-Kus, Jebolan SMA TOP di tahun 1992 dan penggemar nasi rames Tante Hermin dan Bubur Ayam St.Yusuf yang konon tercemar kecoa. Dilahirkan di Bandung dari keluarga sederhana dari Desa Losari dekat Cirebon. Sejak jaman SMA dulu, sudah dipekerjakan dengan sukarela untuk membuatkan pekerjaan rumah seni rupa buat rekan-rekan kelasnya. Terkadang mendapat nilai seni rupa lebih rendah dari teman-teman-nya yang juga tidak lain adalah karya-nya sendiri.

Henricus beruntung meraih banyak global design awards dan termasuk penghargaan kreativitas tertinggi di global kreatif—D&AD London Merit Award kategori Branding 2007 untuk kampanye (RED) oleh pemusik Bono U2 bagi penderita AIDS yang diresmikan di World Economic Forum Davos, Switzerland. Pencipta logo Samsung Beijing Olympic 2008, Emmy Award, Aetna Global Health Insurance, FIFA World Cup dan logo-logo klien global lainnya memandang bahwa logo yang berhasil bukanlah dari keindahan tetapi logo yang unik, berani berbeda sekaligus sederhana dan mudah diingat. Saat ini Henricus bekerja sebagai creative design director untuk konsultan merek global Siegel+Gale New York di bawah Omnicom Group. Sempat beberapa tahun bekerja untuk Landor Associates berpusatkan di San Francisco dan pengajar di program master desain grafis Academy of Art University. Henricus yang juga alumnus Wolff Olins Brand Consultant New York (2002-06) memulai karier desain grafis di LeBoYe Jakarta (1996) dan berguru dengan almamater TOP: Ignatius Hermawan Tanzil, yang biasa dipanggil “Bapak”. sebelum akhirnya hijrah ke New York untuk beasiswa studi master di Pratt Institute Brooklyn dan bekerja di biro legendaris Pushpin Studio dan Chermayeff Geismar New York. 

Jebolan Desain Grafis ITB Bandung Angkatan 1993 ini gemar setiap weekend pergi ke alam, mendaki gunung yang menjadi hobby sejak tergabung dalam SAMANTA TOP 1992. Bila ditanya apakah yang paling berkesan di saat senggang: melempar batu di sungai bersama si kecil Theo dan nongkrong di toko roti pagi-pagi sambil menyantap roti coklat hangat dan kopi tanpa susu. 

Biografi ini dibuat untuk mengingatkan Tuhan itu baik dan mengangkat manusia-manusia bodoh seperti Henricus.

-------------------------------------------------------------------------------------------

Turut bergembira ,

Paul Mulyana
Bondan Nurdiyanto
Hendra Teja

 

*** end copy paste ***

Aku tak pernah lupa sekolahku ini. Empat belas tahun dididik di sana: TK St. Aloysius, SD St. Yusuf, SMP St. Aloysius, dan SMU St. Aloysius. Beberapa guru kulupakan namanya tapi tidak didikannya. Aku juga dapat pendidikan tambahan, yaitu sempat jadi guru di sana walau hanya dua tahun.

Seperti banyak alumni lain, aku juga terbang tinggi ke negeri seberang. Kuharap aku tetap memberi arti di manapun aku berada. Semoga kalau ada reuni berikutnya, aku bisa datang.

"terbang tinggi memberi arti"

 

Nürnberg, 15 April 2012

iscab.saptocondro
(aloy98/TOP98) 

 

2 comments:

iscab said...

Sorry, kalau gambarnya tidak terunggah dengan baik karena kegaptekanku.

Salam,

iscab.saptocondro

Ignatius Sapto Condro Atmawan Bisawarna said...

Gambar bisa dilihat kalau di-klik.
Mohon maaf atas segenap kegaptekan.